Pengaruh Perkembangan Teknologi Terhadap kenakalan Remaja Di Kota Depok

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Perkembangan teknologi sangat meningkat pesat dalam waktu beberapa tahun ini, hal ini disebabkan karena semakin banyaknya pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan dengan tangan manusia. Saat ini, perkembangan teknologi sudah menjarah ke segala aspek. Namun, semakin pesatnya perkembangan tersebut semakin banyak juga hal negatif yang kita temui. Seperti misalnya maraknya kenakalan remaja yang disebabkan mudahnya mengakses hal hal negative seperti mengakses website yang berisi konten konten pornografi. Karena mudahnya mengakses website tersebut, remaja saat ini pun tak luput dari kasus kenakalan remaja. Di kota Depok, kasus kenakalan remaja meningkat sangat tajam karena banyak hal. Seperti misalnya mereka melakukan hubungan seks pranikah karena terlalu sering mengakses website yang berisi konten pornografi. Tidak hanya kasus asusila yang meningkat, tetapi pengidap HIV dan AIDS di kota Depok pun ikut meningkat karena sering melakukan hubungan seks pranikah. Selain itu, kecenderungan remaja Depok dalam kasus pemakaian narkoba juga marak, hal itu dibuktikan dengan banyaknya Mahasiswa di kampus daerah depok yang tertangkap karena kasus narkoba. Bukan hanya narkoba saja, tetapi minuman alkohol pun seperti sangat melekat di kalangan remaja kota Depok.


1.2  Rumusan Masalah
1.      Bagaimana pengaruh teknologi bagi kenakalan remaja di kota Depok ?
2.      Bagaimana cara mengatasi maraknya kasus kenakalan remaja di kota Depok ?

1.3  Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui berbagai macam kenakalan remaja di kota Depok


1.4  Manfaat
Untuk memberikan informasi kepada masyarakat khususnya di kota Depok bahwa banyaknya kasus kenakalan remaja di kota Depok





BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarahtentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetaktelepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan sampai senjata nuklir.
Teknologi telah mempengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan, dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat, dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangkut permesinan, contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional.
bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan, dan mengucilkan manusia; penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat, dan kondisi manusia. Tentu saja, paling sedikit hingga saat ini, diyakini bahwa pengembangan teknologi hanya terbatas bagi umat manusia, tetapi kajian-kajian ilmiah terbaru mengisyaratkan bahwa primata lainnya, dan komunitas lumba-lumba tertentu telah mengembangkan alat-alat sederhana, dan belajar untuk mewariskan pengetahuan mereka kepada keturunan mereka.
                                               
Tak dapat dimungkiri jika kemajuan teknologi masa kini berkembang sangat pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat di dunia ini. Dari hingga yang sederhana, hingga yang menghebohkan dunia.
Sebenarnya Teknologi sudah ada sejak zaman dahulu, yaitu zaman romawi kuno. Perkembangan teknologi berkembang secara drastis, dan terus berevolusi hingga sekarang. Hingga menciptakan objek-objek, teknik yang dapat membantu manusia dalam pengerjaan sesuatu lebih efisien, dan cepat. Salah satunya adalah seperti yang ada di Indonesia, yaitu fenomena mobil esemka yang diciptakan beberapa sekolah di Solo. Telah membuat inovasi mobil Nasional untuk Indonesia. Selain itu juga, ada di Sidoarjo yang memproduksi kapal laut untuk kebutuhan melaut.
Dalam bentuk yang paling sederhana, kemajuan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuan metode baru dalam menyelesaikan tugas-tugas tradisionalseperti bercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.[18]
Ada tiga klasifikasi dasar dari kemajuan teknologi yaitu :[18]
·         Kemajuan teknologi yang bersifat netral (bahasa Inggrisneutral technological progress)
Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.
·         Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (bahasa Inggrislabor-saving technological progress)
Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.
·         Kemajuan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggriscapital-saving technological progress)
Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi, dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.
Pengalaman di berbagai negara berkembang menunjukan bahwa adanya campur tangan langsung secara berlebihan, terutama berupa peraturan pemerintah yang terlampau ketat, dalam pasar teknologi asing justru menghambat arus teknologi asing ke negara-negara berkembang.[19]
Kemajuan teknologi memang sangat penting untuk kehidupan manusia zaman sekarang. Karena teknologi adalah salah satu penunjang kemajuan manusia. Di banyak belahan masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi, pangan, komputer, dan masih banyak lagi.
Di lain pihak suatu kebijaksanaan 'pintu yang lama sekali terbuka' terhadap arus teknologi asing, terutama dalam bentuk penanaman modal asing (PMA), justru menghambat kemandirian yang lebih besar dalam proses pengembangan kemampuan teknologi negara berkembang karena ketergantungan yang terlampau besar pada pihak investor asing, karena merekalah yang melakukan segala upaya teknologi yang sulit, dan rumit.[19]
Ini menjadi bukti bahwa memang teknologi sudah menjadi kebutuhan, dan merata di setiap sektor kehidupan manusia. Terlebih setelah adanya penemuan komputer, dan laptop, yang sekarang hampir semua pekerjaan manusia memiliki hubungan dengan komputer ataupun laptop. Sehingga pantas jika komputer adalah penemuan yang paling mutakhir, dan yang paling berpengaruh pada kehidupan manusia.

2.2  Kasus Kenakalan Remaja Yang Diakibatkan Oleh Perkembangan Teknologi
Maraknya kasus kenakalan remaja saat ini disebabkan oleh berkembangnya teknologi secara pesat, para remaja bisa mendapatkan hal yang ia inginkan seperti mengakses website yang berisi konten porno hingga pembelian maupun bisnis narkoba. Di kota Depok, kenakalan remaja yang saat ini sedang marak maraknya adalah hubungan seks pranikah atau melakukan hubungan seks di luar nikah. Hal itu disebabkan karena mudahnya mengakses konten porno di internet. Karena terlalu seringnya melihat maupun menonton konten porno, hasrat keingin tahuan untuk melakukan hubungan seks sangat tinggi. Hal itupun didukung dengan banyaknya tempat penyewaan seperti apartemen maupun losmen. Contohnya seperti Apartement Margonda Residence, tempat tersebut diiklankan di sebuah website jual beli yang terkenal di Indonesia dan dapat disewa harian maupun per jam.
Koordinator Huma Kita Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Aksi Kemanusiaan Indonesia (KAKI)  Kota Depok, Hardika, mengatakan selama Januari-Maret 2017, pihaknya menemukan 222 penderita Human Immunodeficiecy Virus (HIV) di Kota Depok. Dari jumlah tersebut, 140 diantaranya adalah gay.

"Merek (gay) sebagai kalangan yang paling berbahaya penyebaran virus HIV, beberapa Aids," kata Hardika di Depok, Jumat malam, 19 Mei 2017. Hardika yang juga gay penderita HIV khawatir jumlah tersebut terus meningkat. “Tahun kemarin saja ditemukan 617 penderita HIV, mayoritas gay," ucap Hardika.

“Para penderita HIV ini kami rujuk ke Puskesmas di Depok,” kata Hardika.  Menurut Hardika, sebagian penderita HIV dari kalangan gay tinggal di kawasan sepanjang Jalan Margonda. Kondini ini, ujar Hardika, membuat Margonda menjadi zona merah transaksi hubungan lelaki suka lelaki alias gay.

Bahkan, kawasan Margonda, Depok, mempunyai beberapa spot transaksi para gay. "Margonda sudah zona merah. Transaksi gay banyak di kawasan itu," kata Hardika. Menurut Hardika, Margonda menjadi lokasi yang strategis sebagai tempat transaksi dan kegiatan copi darat para gay di kawasan Jabodetabek.

“Tidak sedikit gay dari Jakarta dan sekitarnya berkumpul di Depok,” kata Hardika. Tumbuh suburnya gay di Depok, ujar Hardika, disumbang dari banyaknya universitas di kota ini. Maraknya pembangunan apartemen dan rumah kos menyumbang perkembangan gay di Depok. "Mereka bertransaksi di apartemen dan rumah kos," ucap Hardika. Dari penjangkauan yang dilakukan KAKI, mayoritas gay di Depok datang dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Apalagi, depok memiliki salah satu universitas yang besar. Selain itu, kata Hardika, ada spot para gay berkumpul di salah satu warung internet di kawasan Margonda.

"Warnet tersebut sudah terkenal di kalangan gay, tempat untuk kumpul dan bertukar informasi," ujar Hardika. "Ada juga kos-kosan di dekat Beji dan Margonda yang menjadi tempat para gay berkumpul," ucap Hardika.
Selain kasus tersebut, remaja di kota Depok banyak terlibat dengan kasus narkoba, kebanyakan pengguna narkoba berasal dari universitas di kota tersebut. Beberapa dari mereka pun bahkan melakukan transaksi jual beli di beberapa media sosial komunikasi seperti WhatsApp dan Line. Mereka dengan mudah mendapatkan barang tersebut dari beberapa bandar yang kebanyakan adalah mahasiswa dari sebuah universitas terkenal di Depok maupun Jakarta.
Aparat Kepolisian Resort Kota Depok mengungkap 24 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba sepanjang Maret 2017. Polisi menyita barang bukti ganja seberat 1.056,39 gram dan sabu 9,57 gram.
Demikian kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Depok Putu Kholis Aryana dalam konferensi pers di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Rabu, 22 Maret 2017. "‎Total tersangka ada 27, ada dua pelajar yang sudah kami lakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum, ada satu mahasiswa dan ada satu securiti," ucap Putu. Selain Depok, pengungkapan kasus juga dilakukan Polresta Depok di wilayah hukum Jakarta Timur.
Putu menuturkan, modus peredaran narkoba dilakukan beragam. ‎"Ada yang transaksi via alat komunikasi itu yang paling mendominasi," ujarnya. Korps Bhayangkara pun masih mengembangkan adanya peredaran narkoba melalu media sosial.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 sub pasal 111 ayat 1 sub pasal 112 ayat 2 Undang - Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. ‎Para tersangka terancam hukum maksimal pidana penjara seumur hidup. Polresta Depok juga mengungkap peta rawan narkoba di wilayah hukumnya.  "Untuk daerah kerawanan narkoba di Depok ada di Kecamatan Sukmajaya, Cimanggis dan Limo," ujar Putu.

2.3  Cara Mengatasi Maraknya Kenakalan Remaja
Remaja masa kini banyak sekali tekanan-tekanan yang mereka dapatkan, mulai dari perkembangan fisiologi, ditambah dengan kondisi lingkungan dan sosial budaya serta perkembangan teknologi yang semakin pesat. Hal ini dapat mengakibatkan munculnya masalah-masalah psikologis berupa gangguan penyesuaian diri atau perilaku yang mengakibatkan bentuk penyimpangan perilaku yang disebut kenakalan remaja.
Tekanan-tekanan yang timbul dari lingkungan dan orang tua yang menginginkan anak melakukan peran dewasa, padahal mereka masih tergolong dalam masa remaja, secara psikologis anak belum mampu menghadapinya. Stres, kesedihan, kecemasan, kesepian, keraguan pada diri remaja membuat mereka mengambil resiko dengan melakukan kenakalan remaja.
Masa remaja sebagai periode merupakan suatu periode yang sarat dengan perubahan dan rentan munculnya masalah (kenakalan remaja). Untuk itu perlu adanya perhatian khusus serta pemahaman yang baik serta penanganan yang tepat terhadap remaja merupakan faktor penting bagi keberhasilan remaja di kehidupan selanjutnya, mengingat masa ini merupakan masa yang paling menentukan.
Selain itu perlu adanya kerjasama dari remaja itu sendiri, orang tua, guru dan pihak-pihak lain yang terkait agar perkembangan remaja di bidang pendidikan dan bidang-bidang lainnya dapat dilalui secara terarah, sehat dan bahagia. Demikian sedikit paparan mengenai cara mengatasi kenakalan remaja, semoga kenakalan remaja di negeri ini berkurang.




BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
            Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat, dan hal tersebut berpengaruh pada perilaku remaja yang menyebabkan adanya kenakalan remaja. Hal tersebut harus kita antisipasi karena semakin berkembangya teknologi, mungkin saja kenakalan  remaja ikut berkembang.

3.2 Saran
            Ada baiknya orang tua juga mengetahui informasi tentang perkembangan teknologi agar tahu dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi dan mereka juga bisa memantau perilaku anak mereka apakah terkena dampak negatif dari berkembangnya teknologi.





DAFTAR PUSTAKA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendakian Gunung Prau via Dieng

TREND ALIRAN MODIFIKASI MOTOR CUSTOM

Perbedaan Antara MotoGP, WSBK atau Superbike, dan CRT